Untuk perempuan tidak bagus mencukur bulu kemaluan hingga botak lho
AGEN POKER DOMINO CEME DAN CAPSA TERBAIK DI INDONESIA SALAMPOKER.COM
AGEN POKER - Mungkin sudah jadi hal yang umum jika seseorang merasa perlu untuk mencukur bulu kemaluannya. Berbagai isu seperti kehigienisan dan kekhawatiran akan terjangkit rasa gatal di bawah sana, menjadi alasan bagi seseorang untuk mencukur bulu kemaluannya.
Bahkan dilansir dari The Atlantic, 60 persen wanita Amerika Serikat berusia 18 hingga 24 tahun ternyata selalu dalam keadaan bersih di bagian tersebut. Alasannya sama, kebersihan, mereka berpikir tidak seharusnya ada rambut tumbuh di situ, serta mereka berpikir bahwa hal tersebut seksi.
AGEN DOMINO INDONESIA - Namun apakah hal tersebut benar? Apakah benar mencukur bulu kemaluan membuat daerah kewanitaan jadi bersih?
Ternyata jawabannya belum tentu. Karane bau tidak selalu berhubungan dengan kurangnya kebersihan. Hal ini tiba-tiba jadi penting karena banyak yang sekedar mencukur bulu kemaluan mereka hanya karena mereka beraktivitas dan daerah tersebut jadi bau. Padahal hal tersebut tidak sepenuhnya nyambung. Dilansir dari The American College of Obstetricians and Gynecologist, justru vagina yang bersih dan normal ternyata memiliki bau.
Menurut seorang dokter bernama Dr Emily Gibson melalui blog medis bernama KevinMD, menghilangkan bulu kemaluan berarti membuka lebar daerah kewanitaan tersebut ke berbagai infeksi dan penyakit yang tentu akan menganggu fungsi vagina.
BANDAR CEME INDONESIA - Hal ini dikarenakan mencukur bulu kemaluan dapat membuat iritasi dan radang pada daerah kulit yang dicukur. Jika iritasi dikombinasikan dengan situasi lembap dan hangat yang ada di daerah kewanitaan, tempat tersebut akan menjadi sarang yang nyaman bagi beberapa bakteri patogen, antara lain streptococcus, staphylococcus aureus, dan methicillin resistant staph aureus (MRSA). Kesemuanya adalah bakteri penyebab infeksi berupa sekedar gatal-gatal hingga ruam yang parah di daerah kewanitaan. Bahkan MRSA adalah bakteri yang kebal terhadap antibiotik. Tentu jika terjadi, hal ini akan menganggu aktivitas seks bersama pasangan.
Belum lagi penyakit menular seksual yang lebih mudah tertular hanya karena mencukur bersih, salah satunya herpes. Para peneliti percaya, perpaduan antara luka-luka mikroskopis dan bakteri jahat yang senang bermukim di bawah sana, menyebabkan sistem imun tubuh makin jelek. Hal itu terjadi secara sederhana hanya karena mencukur bersih bulu kemaluan.
GAME CAPSA ONLINE - Jika memang mencukur bulu kemaluan tujuannya kembali lagi ke kepuasaan diri sendiri dan pasangan akan hubunga seksual, mengapa tidak menjadikan bulu kemaluan tetap ada atau tercukur rapi namun tidak botak, demi kesehatan seksual kedua belah pihak?
BLOG INI DI SPONSORI OLEH :
http://salampoker.com
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
SalamPoker adalah merek hiburan online yang fokus untuk menawarkan produk game Texas Hold’em Poker dengan target pasar Indonesia.Produk kami berjalan bersamaan dengan promosi yang jujur dan transparan serta dengan staf-staf pendukung kami yang memastikan bahwa dengan bermain di SalamPoker, Anda akan mendapatkan pengalaman bermain Poker yang terbaik.
Kami mencoba memberikan pelayanan terbaik dengan menerapkan sistem online 24 jam setiap harinya. Adapun staf Customer Service kami akan selalu tersedia untuk menjawab semua pertanyaan Anda dan menyelesaikan masalah Anda dengan cepat, sopan dan se-efesien mungkin.
Segera bergabung bersama kami dengan melakukan pendaftaran di web kami. Tidak lupa kami tawarkan bonus referensi hingga 15% untuk member kami yang mereferensikan game Poker kami kepada teman atau kerabatnya. Serta akan ada Bonus-bonus istimewa kami selain bonus-bonus utama kami.
1. LiveChat di Web www.Salampoker.com
2. YM : cs.salampoker@yahoo.com
3. BBM : 5C270719
4. WeChat : SALAMPOKER
5. Line : SALAMPOKER
2. YM : cs.salampoker@yahoo.com
3. BBM : 5C270719
4. WeChat : SALAMPOKER
5. Line : SALAMPOKER

0 comments:
Post a Comment